Tim Penyusun SPMI-SPME Majelis Masyayikh Jenjang Ma’had Aly Lakukan Studi Lapangan

Penyusun Dokumen SPMI-SPME Studi Sowan dengan Pesangasuh Pesantren Tebuireng

Jawa Timur - Tim Penyusun Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal-Eksternal (SPMI-SPME) Majelis Masyayikh jenjang Ma’had Aly melaksanakan studi lapangan di tiga Ma’had Aly. 

Studi lapangan dilaksanakan secara roadshow yakni Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang dan Ma'had Aly Iqna' Ath-Thalibin PP. Al-Anwar Sarang dan Ma'had Aly Fadhlul Jamil PP. MUS Sarang, Rembang selama tiga hari (28-30 Juni).

Kegiatan studi lapangan ini diikuti oleh tim penyusun meliputi tim penulis Dr. Cecep E. Rustana, B.Sc (Hons)., Ph.D., Nandang Kosasih Ananda, M.A., Ph.D., dan tim reviewer: KH. Nur Hannan, Lc., M.H.I., serta Dr. KH. Nurul Mubin, M.S.I.

Tim Penulis Ma’had Aly Cecep Rustana saat studi lapangan mengatakan bahwa pelaksanaan studi lapangan dilakukan bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data yang komprehensif terkait berbagai aspek penting seperti standar input mahasantri, mekanisme rekrutmen dosen, pengabdian masyarakat, penelitian, dan kekhasan yang dimiliki oleh masing-masing Ma'had Aly.

“Diskusi intensif dengan Ma’had Aly dilakukan untuk mendapatkan gambaran jelas dan lengkap mengenai berbagai aspek yang menjadi fokus dalam penyusunan dokumen ini”. Ujar Cecep Rustana.

Selain itu, Zainal Amin dalam diskusinya bersama tim penyusun menyebutkan, mengharuskan setiap mahasantri yang sedang menulis skripsi untuk melakukan sorogan kitab yang akan menjadi topik utama skripsinya sebagai upaya untuk menjaga kualitas lulusan Ma’had Aly Iqna' Ath-Thalibin PP. Al-Anwar Sarang Rembang. 

“Untuk menjaga dan menjamin kualitas lulusan Ma'had Aly, setiap mahasantri diwajibkan untuk melakukan sorogan kitab” tutur Zainal Amin, Ketua Ma'had Aly Iqna' Ath-Thalibin PP. Al-Anwar Sarang.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini Nur Hannan menyebutkan bahwa dokumen SPMI-SPME ini merupakan kelanjutan dari Dokumen Standar Mutu Pendidikan Pesantren yang telah dilaunching Majelis Masyayikh tahun 2023. Tim penyusun dokumen ini terdiri dari pengasuh pesantren, perwakilan asosiasi pendidikan pesantren dan akademisi. Dengan adanya studi lapangan ini, Dokumen SPMI-SPME jenjang Ma’had Aly yang sudah sampai pada tahap Draf 1 ini diharapkan dapat disempurnakan dan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan. 

“Dokumen ini akan disempurnakan berdasarkan temuan dan masukan yang didapatkan tim penyusun dari studi lapangan ini” pungkas Hannan, reviewer yang juga sebagai Ketua Asosiasi Ma’had Aly (AMALI).

ARTIKEL TERKAIT